Di tingkat akhir masa perkuliahan kami di jurusan Administrasi Bisnis, kami diberi kesempatan untuk berkunjung ke beberapa lokasi usaha, dengan tujuan mengasah daya analisa kami, salahsatunya ke Vigour Chips di kota Malang. Vigour Chips merupakan sebuah Usaha Kecil Menengah yang telah berusia hampir 50 tahun, yang dimulai dari tahun 1979, usaha kripik ini berbahan dasar buah dan tidak menggunakan pengawet dan pemanis buatan. Usaha kripik milik H. Moch. Jayadi ini telah mengikuti lomba di tahun 2007, dari hasil lomba tersebut Vigour Chips mendapatkan juara 2 di tingkat kementrian UMKM tingkat nasional.
Pak H. Moch. Jayadi ini tidak mendapat kesempatan pendidikan seperti anak-anak dulu pada umumnya, beliau hanya lulusan sekolah dasar. Pak Jayadi ini memulai usaha tanpa modal sendiri, tetapi beliau dipercaya orang untuk memulai usaha bisnisnya dengan dimodali oleh orang lain dengan hanya memodalkan kebaikan dan kejujuran yang ia berikan. Selain dari itu, Pak Jayadi juga menggunakan seluruh pengalamannya untuk memulai bisnisnya.
Pada awal sebelum memulai usaha bisnisnya, Pak Jayadi bekerja menjadi seorang tukang soldier. Ketika akhirnya berhasil di usaha bisnis kripik buah Vigour Chips, Pak Jayadi memanfaatkan pendapat pelanggan untuk meningkatkan bisnisnya, dengan memahami apa yang konsumen atau pelanggan harapkan.
Saluran produksi dan distribusinya dilakukan di 6 titik, yang keenamnya berada di kota Batu. Dengan usaha yang ditekuninya ini, Pak Jayadi merupakan pelopor kripik buah di Indonesia, karena belum adanya kompetitor, maka Pak Jayadi ini tidak memiliki kesulitan yang berarti dalam menjalankan proses bisnisnya.
Omzet yang didapatnya dari menjual dan memproduksi kripik buah Vigour Chips saja sebanyak Rp 3.6 M pertahun. Cara Vigour Chips ini memasarkan produknya ialah dengan mengisi pameran-pameran kuliner, target utama awalnya bukan untuk menjual habis produknya, tetapi memperkenalkan produk kripik dengan berbahan dasar buah.
Bahan baku yang didapat diambil dari kota Semarang, Jember, Banyuwangi, Probolinggo, dan kota Batu itu sendiri, hasil distribusinya telah tersebar ke seluruh Indonesia dan juga Luar Negeri. Tenaga kerja yang dipekerjakan diprioritaskan mulai dari tetangga, sistem bisnis yang dianut juga merupakan bisnis secara keluarga. Faktor atau titik kritis dari usaha bisnis Vigour Chips ini adalah Mesin, Modal, Gudang, dan Pasar.
Pak Jayadi ini belum memiliki anggaran tetap tiap bulannya, dan laporan keuangan yang terstandar, tetapi telah menggunakan jasa konsultan untuk pajak. Hal baik yang patut dicontoh dari Pak Jayadi ini, semua limbah sampah yang rata-rata ampas dari buah-buahan akan dibuang dan dialokasikan untuk makanan hewan ternak.
Quote: "Dimana mendapatkan kesulitan, disana mendapatkan pengalaman." -H. Moch. Jayadi
December 9, 2014
