Monday, September 9, 2024

Menjadi mandiri meski kekurangan fisik

Baru sampai stasiun di Bandung. Duduk menunggu taxi online yang terjebak macet untuk datang menjemput

Mulai tersadar jika kursi di seberang telah diisi oleh blind-couple yang sepertinya telah menghabiskan waktu berdua menggunakan kereta juga.


Terlihat mereka berdua menggunakan jari tangannya dan mendekatkannya ke telinga seperti sedang bernavigasi untuk menelusuri sesuatu. Tidak lama dari itu, seorang gojek datang untuk jemput teman perempuannya, dan driver sampai turun dari motor menjemputnya membantu sampai naik ke atas motor.


Teman lelakinya sempat menyampaikan pesan yang memiliki makna agar pengemudi berhati-hati dan titip temannya hingga tujuan. (Melihat momen itu aku benar-benar terharu dan tersentuh)


Teman perempuannya sudah bersiap jalan dan menyampaikan yang mengisyaratkan "aku pergi duluan" sambil mengarahkan senyum ke wajah teman lelakinya itu (meski arah tujuan wajahnya tidak tepat, namun lelaki itu pun seketika membalas senyuman mendengar pesan tersebut)


Tak lama setelah itu, datang pengemudi yang menjemput lelaki itu. Pengemudi turun dari motor dan melakukan konfirmasi kepada lelaki itu, Dan mereka berdua pergi.


Di momen itu, hanya dapat terkesima dengan kemandirian mereka berdua. Bahkan seorang dengan keterbatasan mampu pergi jauh tanpa rasa khawatir dan tidak menggantungkan hidupnya. Semoga teknologi terus berkembang untuk mewadahi kebutuhan kaum disabilitas.

No comments:

Post a Comment

Menjadi mandiri meski kekurangan fisik

Baru sampai stasiun di Bandung. Duduk menunggu taxi online yang terjebak macet untuk datang menjemput Mulai tersadar jika kursi di seberang ...